This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 31 Januari 2014

Percikan Api Bakar IBC Tank Pengisian Bahan Baku Tiner

Sebuah IBC tank pengisian baku tiner milik PT Adiguna Eka Sejahtera, di Jalan Sidomulyo No.7, Buduran, Sidoarjo terbakar, Kamis (30/1/2014).

"Yang terbakar bagian IBC tank pengisian bahan baku tiner sekitar pukul 10.00 WIB," kata Sholihudin anggota PMK Sidoarjo pada Radio Suara Surabaya.

Penyebab kebakaran ini, kata dia, ada percikan api di IBC tank yang asalnya masih dilakukan penyelidikan.

Sholihudin juga mengatakan, proses pemadaman pengisian bahan baku tiner seluas 200 meter persegi ini selesai dalam waktu setengah jam, dengan mengerahkan 4 unit mobil PMK.

"Pembasahan sudah selesai dilakukan dan dalam kebakaran ini nihil korban," ujar dia.
 
 

Foto Gus Dur di Klenteng Bun Bio

Sebuah Klenteng pada umumnya di dalam bangunan terdapat altar untuk berdoa, patung dewa, gambar dewa, dan lainnya yang kental dengan agama Khong Hu Chu. Namun ada berbeda dan menarik di Klenteng Bun Bio Jl. Kapasan, Surabaya.

Di ruangan Klenteng Bun Bio ini, terpajang foto almarhum KH. Abdurrahman Wahid atau yang lebih akrab dikenal Gus Dur. Foto Gus Dur tersebut terpajang menghiasi ruangan Klenteng, dengan bingkai foto di depan Altar utama sebelah kiri. Sedangkan pada sebelah kanan altar utama terdapat Arca Khong Hu Chu atau Kong Co.

Bio Kong juru kunci Klenteng Bun Bio mengatakan, Gus Dur merupakan sosok yang dihormati oleh warga Tionghoa. Berkat jasa Gus Dur pada masa pemerintahannya, warga Tionghoa bisa kembali mendapatkan kebebasan untuk melaksanakan tradisi, Budaya dan beribadah di Klenteng.

"Pada masa pemerintahan sebelum Gus Dur, atau masa orde baru beribadah di Klenteng, dan kegiatan-kegiatan keagamaan, adat istiadat warga Tionghoa dilarang. Namun saat Gus Dur menjadi Presiden, kebebasan untuk beragama khususnya Khong Hu Chu mulai diperbolehkan," kata Bio Kong, yang sudah menjadi juru kunci di Klenteng Bun Bio selama 10 tahun, Jumat (31/1/2014).

Dia menambahkan, berkat jasa Gus Dur, etnis Tionghoa di Indonesia bisa melakukan ibadah dengan adat, tradisi dan kepercayaannya masing-masing. "Foto Gus Dur ini untuk mengenang beliau yang sudah wafat, sekaligus sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kepada Gus Dur," kata Bio Kong.

Sekadar diketahui, ketika Gus Dur menjabat sebagai Presiden RI ke-4, dia menerbitkan Kepres No. 6 tahun 2000, yang bertujuan untuk mencabut Inpres Nomor 14 Tahun 1967 yang dikeluarkan Pemerintah Orde Baru. Sejak tahun 2001, Gus Dur juga menetapkan Imlek sebagai hari libur fakultatif dan kemudian berlanjut sebagai hari libur nasional dengan terbitnya Kepres no 19 tahun 2002 pada masa pemerintahan Presiden Megawati.


Teks Foto:
- Bio Kong juru kunci Klenteng Bun Bio meletakkan foto Gus Dur di tempat semula, setelah dibersihkan.

Suara Surabaya

Orang China Yang Menangis di Makam Gus Dur di Hari Imlek

Imlek kemarin Ibu mengajak aku ke Makam Gus Dur. Agak kuatir juga, karena Ibu jarang bepergian jauh. Tiba-tiba harus ke Jombang. Sopir yang menyetir sudah aku beri tahu, kalau mau ke  komplek makam Gus Dur dan keluarga Ponpes Tebuireng ,  Peziarah yang datang dari arah Surabaya saat memasuki Kota Jombang langsung menuju arah Malang-Kediri yang melintasi PG Cukir.
Parahnya sopir juga baru pertama kali ini ke daerah Jawa Timur. Jadi sempat kesasar. Tapi, inilah saktinya nama Gus Dur. Semua yang ditemui antusias saat ditanyai di mana letak makam Gus Dur. Ah, aku lega. Akhirnya sampai juga. Makam tersebut berjarak sekitar 8 km dari pusat Kota Jombang. Ada di Kompleks Pondok Pesantren Tebu Ireng.
Wajah Ibu yang pucat langsung berubah ceria begitu menginjakan kaki di halaman Ponpes. Aku tahu kenapa di hari libur Imlek ke Makam Gus Dur, bukan malah merayakannya seperti orang orang china yang lain, Gus Dur memang sangat berarti buat Ibu dan kami orang China keturunan. Aku masih inget betul, saat kecil ada pertemuan orang China di Klenteng dan menyambut kedatangan Gus Dur. Aku membacakan puisi dan Gus Dur mencium pipiku. Memuji kalau cara membaca puisiku bagus.
Komplek makam Gus Dur ternyata ramai bangeti. Gimana nggak ramai karena makam Gus Dur tepat berada di tengah-tengah ponpes dan banyak terlihat aktivitas santri yang mengaji dan belajar ilmu agama. Kupikir orang orang di sekitar makam yang sama seperti niatku mengunjungi makam, akan memandang asing dan heran aku dan Ibu yang China, tapi nyatanya tidak. Malah setelah acara doa ritual di makam, ada yang bilang kepadaku sudah biasa orang China datang ke Makam Gus Dur. Juga orang bule, orang lain agama. Itu karena Gus Dur pembela kaum minoritas.
Sore aku dan Ibu pulang. Aku lihat Ibu sempat menangis tadi di makam Gus Dur. Ibu bilang saat makan di sebuah rumah makan di Malang, Gus Dur adalah orang yang pertama mencabut Intruksi Presiden (Inpres) No 14/1967. Inpres yang dikeluarkan oleh ORBA ketika awal berkuasa pada tahun 1967dan  melarang kaum Tionghoa merayakan pesta agama dan adat istiadat di depan umum dan hanya boleh dilakukan di lingkungan keluarga.
“Karena Gus Dur, saat ini kita bisa merayakan Imlek…” begitu kata Ibu….


Penulis: Elisabeth Ngatini Alias Tiger
Kompasiana

Jumat, 24 Januari 2014

Mau Ambil Rokok, Kepala Pria Ini Terjepit di Tong Sampah

 ABERDEEN – Seorang pria terpaksa diselamatkan oleh petugas pelayanan darurat karena kepalanya terjebak ditempat sampah. Peristiwa itu terjadi ketika ia mencoba untuk mengambil rokoknya.

Polisi, petugas pemadam kebakaran, dan ambulans bergegas ke tempat kejadian perkara di Aberdeen, Skotlandia. Banyak orang berkumpul untuk melihat proses penyelamatan yang aneh itu.

Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu 15 menit untuk memotong bagian atas dari tempat sampah tersebut. Mereka menggunakan alat pemotong suku cadang kendaraan untuk memotong tempat sampah itu.

Usai diselamatkan, pria itu langsung dibawa ke Aberdeen Royal Infirmary, dan dirawat karena mengalami luka diwajahnya.

“Kami tidak yakin apa yang ia cari dan apa yang telah hilang, dan apakah ia telah menemukan barang yang dicarinya,” ujar Juru Bicara Polisi Grampian. Seperti dilansir Telegraph, Senin (1/10/2012).

Pemadam Kebakaran "Spiderman" Menyelamatkan Seorang Bocah

Jika anda pikir aksi penyelamatan Spiderman hanya ada di layar lebar, berarti anda harus merngubah mindset anda. Setidaknya itulah yang dilakukan oleh seorang pemadam kebakaran di Thailand ketika mencoba menyelamatkan bocah 11 tahun yang hendak loncat dari balkon.
Menurut Asia One News, anak yang menderita autisme ini memanjat balkon bangunan Srinakharinwirot University di Bangkok sambil menangis. Aksi ini membuat kehebohan tersendiri hingga akhirnya seseorang memutuskan untuk menghubungi dinas pemadam kebakaran untuk menyelamatkan sang bocah.
Segera setelah tiba di tempat kejadian, para pemadam kebakaran langsung menyiapkan bantalan berisi udara. Saat itu seorang guru tengah membujuk sang bocah yang masih menangis untuk turun dari balkon.
Merasa pembicaraan ini tidak membuahkan hasil, ibu sang bocah yang tiba satu jam setelah kejadian menyarankan supaya seseorang berubah menjadi superhero. Hanya itulah satu-satunya cara supaya dia mau mendengar apa yang dikatakan.
Akhirnya Somchai Yoosabai, salah satu dari petugas pemadam kebakaran, mengubah pakaiannya dengan kostum Spiderman yang biasa dipergunakan untuk keperluan hiburan. Ia mendekati si bocah sambil membawa segelas jus buah
Seperti sudah diduga, tindakan penyelamatan konyol Spiderman dari Thailand ini ternyata membuat bocah itu tersenyum lebar sambil mendekati Soomchai. Sang bocah autis pun terselamatkan.
Guru yang mengajar sang bocah menjelaskan, “Ini hari pertama sang anak di sekolah. Tiba-tiba saja ia menangis mencari ibunya lalu lari ke balkon.”

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More