This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Berita Kebakaran Surabaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Kebakaran Surabaya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Februari 2014

Tiga Rumah Dekat Makam Rangkah Terbakar

Tiga buah rumah yang berada di barat Makam Rangkah, Surabaya terbakar, Sabtu (8/2/2014) siang. Informasi yang diterima Radio Suara Surabaya, kebakaran terjadi sejak pukul 11.45 WIB.

Untuk memadamkan api, sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. "Api bisa kami padamkan tepat pukul 12.00 WIB, dan saat ini tinggal melakukan pembasahan," kata Ribut Mustakim, Koordinator Lapangan Dinas Kebakaran Pemerintah Kota Surabaya.

Menurut Ribut, dari tiga rumah yang terbakar, paling parah menimpa rumah Haji Aswi. Sedangkan dua rumah lagi hanya terbakar sebagian karena terkena rembetan api.

Api, kata Ribut, pertama kali merembet dari dapur rumah Haji Aswi, dan cepat merembet hingga meludeskan rumah tersebut.


Satu Mobil Ikut Hangus di Kebakaran Gudang Margomulyo

Sebuah mobil pick up ikut hangus terbakar dalam kebakaran gudang plastik (sebelumnya diberitakan gudang sandal --red) di Margomulyo Permai Blok Q nomor 15, Surabaya, Selasa (4/2/2014) sore.

Candra Oratmangun Kepala Dinas Kebakaran Pemkot Surabaya waktu dikonfirmasi Radio Suara Surabaya mengatakan, sampai pukul 21.00, upaya pemadaman api telah berhasil, dan sekarang tinggal pembasahan.

“Satu mobil pick up ikut hangus terbakar, tapi satu mobil lagi berhasil diderek teman-teman Dishub dan tidak ikut terbakar,” ujarnya.

Gudang yang penuh dengan biji plastik untuk produksi alat-alat rumah tangga ini, awalnya api terlihat dari bangunan gudang bagian belakang. Tapi ternyata tidak lama kemudian langsung merembet ke bangunan bagian depan.

“Gudang berukuran 17x60 meter ini penuh bahan plastik dan semua habis terbakar. Namun tidak sampai memakan korban jiwa. Total ada 11 unit mobil PMK,” kata Candra.

Ditambahkan Candra, selama Januari 2014 ini telah terjadi 13 kebakaran. Sedangkan pada Februari ini satu kebakaran saja, yakni di Margomulyo Permai.


Gudang Sandal di Margomulyo Terbakar

Gudang sandal di Margomulyo Permai Blok Q nomor 15, Surabaya terbakar, Selasa (4/2/2014) sore. Sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran (PMK) diterjunkan ke lokasi kebakaran.

Beberapa SSNetters lewat twitter @e100ss, di antaranya M Fachry Hidayat ‏@MfachryhH mengupload foto yang menggambarkan asap tebal membumbung tinggi di atas pergudangan yang terbakar. Dia juga menginformasikan api makin besar.

Sementara itu Rahmatika DS ‏@rds_TIKA juga mengupload foto asap tebal dari pergudangan Margomulyo itu juga terlihat dari tol Tandes.

Candra Oratmangun Kepala Dinas Kebakaran Pemkot Surabaya waktu dikonfirmasi Radio Suara Surabaya mengatakan, seluruhnya ada 11 unit mobil PMK yang diterjunkan, untuk memadamkan gudang sandal yang bangunannya berukuran 17 x 60 meter tersebut terbakar.



Kebakaran Dua Unit Gudang Sol Sepatu di Tropodo Mojokerto

Sebanyak dua gudang pabrik sol sepatu Indo Prima di kawasan jalan Tropodo Mojokerto terbakar, Senin (3/2/2014) sekitar pukul 21.30 WIB.

"Itu kebakaran pabrik sol sepatu, daur ulang sepatu dan sandal bekas yang dijadikan alas sepatu," kata Kompol Basuki Kapolsek Prajurit Kulon Mojokerto pada Radio Suara Surabaya, Selasa (4/2/2014).

Kompol Basuki juga mengatakan, yang terbakar dua gudang memiliki luas sekitar 50x50 cm yang 60 persennya ludes terbakar.

"Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran diluncurkan ke lokasi dari Mojokerto Kota empat unit dan Mojosari dua unit," kata dia.

Kompol Basuki menambahkan, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan. 



Jumat, 24 Januari 2014

Gedung Polda Jatim Terbakar

Gedung Mapolda Jawa Timur di Jalan A Yani Surabaya dilaporkan terbakar, jelang pukul 15:30 WIB, Minggu (12/1/2014).

Beberapa laporan masuk ke Suara Surabaya dan mengabarkan kalau gedung di Mapolda Jatim terbakar dan apinya sangat besar.

Seperti laporan yang diterima Suara Surabaya dari satu diantara pendengar, gedung yang terbakar diduga gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrum) di lantai 3 Kompleks Mapolda Jawa Timur.

Penyebab kebakaran belum diketahui pasti. Kombes Polisi Awi Setyono Kabid Humas Polda Jawa Timur waktu dikonfirmasi mengaku belum tahu kejadian itu.

Sementara Ari Bekti Kasi Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kebakaran Surabaya mengatakan, yang terbakar Gedung Ditreskrum Polda Jawa Timur. "PMK sudah mengirim unit pemadamnya, diantaranya dari Pasar Turi, Jambangan, Wiyung," jelas Ari.

Petugas pemadam sampai sekarang masih konsentrasi melakukan proses pembasahan di lokasi kebakaran. 


Dua Petugas PMK Terluka Saat Pemadaman Ruko Pasifik Megah

Dua petugas PMK menjadi korban dalam kebakaran di Ruko Pasifik Megah Jl. Dupak no. 17. Mereka adalah Mujiono dari PMK Tambahrejo dan Nasaruddin dari PMK Wiyung.

Mujiono terjatuh dari lantai 2 saat berupaya memadamkan api di blok A nomor 29 hingga 32. Begitu terjatuh, paramedis langsung memberikan pertolongan. Mujiono tidak sadarkan diri dan langsung dibawa dengan mobil dinas Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Sedangkan Nasaruddin mengalami cidera karena tertimpa asbes saat melakukan pemadaman juga di sekitar blok A bagian belakang. Nasaruddin mendapatkan pertolongan medis namun masih sadarkan diri.

Untuk diketahui, hingga berita ini ditampilkan, kebakaran di Ruko Pasifik Megah mengakibatkan 15 bangunan 4 lantai di blok A Ruko Pasifik Megah ludes. Kebakaran terjadi sejak pukul 05.00 WIB.


Kadis Kebakaran Semaput, Walikota Pimpin Pemadaman Kebakaran

Tri Rismaharini Walikota Surabaya ikut bergabung dalam upaya pemadaman Ruko Pacific Megah Raya di Dupak, yang terbakar Senin (4/11/2013) pukul 05.00 WIB.

Keterlibatan Walikota Surabaya ini langsung memimpin upaya pemadaman kebakaran karena Chandra Oratmangun Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya sempat 'semaput' terpapar asap kebakaran. Walikota yang didampingi ajudannya tampak mengenakan helm warna hitam dan sepatu kets hitam memberikan instruksi dengan megaphone.

Beberapa kali bahkan Risma terlihat tegas menginstruksi dan memarahi anak buahnya yang tidak bergerak membantu warga. "Ayo bantu warga. Jangan diam saja," teriak dia pada puluhan petugas Satpol PP.

Risma juga tampak marah saat warga menghalangi jalan mobil PMK. "Ayo..ayo..yang tidak berkepentingan, minggirrr !!!!" teriak dia.

Selain memberi instruksi lewat megaphone, Risma juga memberikan instruksinya lewat HT. Suara Risma memberikan instruksi terdengar dominan di pesawat HT.

12 Jam Kebakaran Ruko di Dupak Belum Padam

Sudah 12 jam api yang membakar Ruko Pacific Megah di Jalan Dupak, Surabaya masih belum padam.

Api pemicu kebakaran yang terjadi sejak pukul 05.00 WIB ini masih belum bisa dilokalisir dengan semprotan sekitar 32 mobil pemadam kebakaran (PMK) yang telah dikerahkan ke lokasi.

Pantauan suarasurabaya.net, petugas masih melakukan pemadaman di lokasi dan api masih muncul di lantai 4 di mana lantai itu merupakan lantai paling atas.

Beberapa petugas juga sudah mulai bergantian karena kondisi badan yang tidak memungkinkan jika dipaksakan untuk tetap melakukan pemadaman.

Terlihat beberapa pedagang juga masih mengangkut barang-barangnya yang masih tertinggal di lokasi.

Sekadar diketahui, kebakaran Ruko Pacific Megah di Jalan Raya Dupak Surabaya terjadi Senin (4/11/2013) sekitar pukul 05.00. Sedikitnya 18 ruko terbakar, dan sudah dikerahkan 32 mobil PMK untuk melakukan pemadaman. Hingga pukul 17.00 WIB api belum semuanya bisa dipadamkan, masih sekitar 60 persen yang berhasil dipadamkan.


Rabu, 24 Juli 2013

Gudang Isi Tumpukan Bahan Material di Asem Mulyo Terbakar

Sebuah gudang berisi tumpukan bahan-bahan material di Jl. Asem Mulyo No.20 Surabaya terbakat, Selasa (23/7/2013).

Heri anggota PMK Pasat Turi pada Suara Surabaya mengatakan, laporan adanya kebakaran diterima petugas piket PMK Pasar Turi sekitar pukul 01.40 WIB.

"Gudang yang terbakar berisi tumpukan material dan kita terima laporan bahwa telah terjadi kebakaran sekitar pukul 01.40 WIB," kata dia.

Untuk memadamkan api, lanjut dia, sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) diterjunkan ke lokasi gudang terbakar.

"Lima mobil pemadam kebakaran sudah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman," ujar dia.

Heri menambahkan, api berhasil ditaklukkan dan kemudian dilakukan proses pembasahan sekitar pukul 02.00 WIB.

"Sekitar pukul 02.00 WIB sudah dilakukan pembasahan, soal penyebab kebakaran masih belum diketahui," pungkas dia.


Niat Jalan-jalan ke TP, Mobil Arif Malah Terbakar

Arif pemilik mobil Daihatsu Charade warna biru dongker nopol L 1031 XQ yang terbakar di Raya Darmo Surabaya awalnya berniat akan berjalan-jalan ke Tunjungan Plaza usai menjemput anaknya dari sekolah.
 
Arif (37) warga Driyorejo, Gresik saat berbincang dengan suarasurabaya.net mengatakan, dia bersama dengan istri, mertua serta ketiga anaknya akan jalan-jalan ke Tunjungan Plaza dan berencana ingin membelikan sepatu baru untuk anaknya.

"Tapi di perjalanan dari kap mobil saya tiba-tiba keluar asap hitam. Jadi saya langsung menyuruh istri, mertua dan anak saya keluar dari mobil," kata Arif dengan nada yang masih shock.

Saat berencana akan kembali ke mobil untuk mematikan mesinnya, lanjut dia, mobilnya tiba-tiba langsung mengeluarkan api yang semakin membesar sehingga dia tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam mobilnya.

"Saat saya mau mengambil barang-barang yang ada dalam mobil dan mau mematikan mesin mobil, api langsung muncul dan tambah membesar," ujar dia.

Sementara menurut Ribut Mustaqim Koordinator Lapangan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya menceritakan, berdasarkan laporan api yang muncul kira-kira pukul 11.55 WIB dan sudah dapat dipadamkan oleh Pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemkot Surabaya setengah jam kemudian.

"Mobil dipadamkan oleh mobil milik DKP jadi mobil PMK yang kita datangkan dari Balai Pemuda Surabaya masih belum terpakai karena api sudah padam," tandasnya.

Pantauan dari suarasurabaya.net, pemilik mobil yang bersama dengan Ibu mertua, Istri dan ketiga anaknya yang diantaranya masih bayi ini masih terlihat shock dengan kejadian tersebut. Dua anaknya yang masih kecil terlihat kebingungan dengan sebagian barang yang dapat diselamatkan, sementara istri pemilik mobil yang menggendong bayinya juga terlihat panik sambil menelepon keluarganya.

Arif juga membenahi barang-barangnya yang sempat diselamatkan dari dalam mobil dan selanjutnya Arif beserta keluarganya dibawa oleh petugas kepolisian untuk dimintai keterangan sembari mobil masih menunggu mobil dari unit laka lantas untuk diderek.



Mobil Terbakar di Jalan Raya Darmo

Tri Budi warga Jl. Taman Puspa Raya pada pukul 11.38 WIB tadi melaporkan upaya pemadaman dilakukan oleh warga menggunakan selang yang diulurkan dari rumah warga sekitar. Pada pukul 11.40 WIB, api sudah terlihat agak padam.

Sementara itu AKP Made Sukama Kanit Laka Lantas Satlantas Polrestabes Surabaya mengatakan hingga kini masih belum diketahui apa penyebab kebakaran pada mesin kendaraan itu.

"Pengemudinya masih belum bisa diajak bicara. Pemadaman kebakaran dilakukan oleh warga sekitar memanfaatkan pemadam milik kantor-kantor di sekitarnya," katanya.

Akibat insiden itu, Jl. Raya Darmo arah dalam kota mengalami kepadatan arus lalu lintas.
Sebuah mobil Daihatsu Charade nopol L 1031 XQ, Senin (15/7/2013) sekitar pukul 11.30 WIB terbakar di Jl. Raya Darmo arah Surabaya seberang restoran cepat saji McDonald.



Pakai Lilin, Rumah Hangus Terbakar

Minggu, 21 Juli 2013 16:23:18 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono


Gresik - Akibat menghidupkan lilin, rumah milik Endang (60), warga Jalan Harun Thohir Gg 44 nomor 22 Gresik hangus terbakar, Minggu (21/07/2013). Kebakaran ini bermula saat anak korban sedang mengambil batterei remot di bawah kolong springbed.

Karena gelap, anak korban menggunakan penerangan lilin. Pada waktu akan diterangi, lilin yang dibawanya jatuh. Sehingga, menyebabkan springbed terbakar dan dalam hitungan detik menghanguskan seisi rumah.

Mengetahui rumah korban terbakar, puluhan warga setempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api tetap membesar. Khawatir rumah yang berdekatan dengan korban terbakar. Akhirnya didatangkan 1 unit mobil pemadam kebakaran dari PT Petrokimia Gresik.

Dalam waktu 30 menit api yang menghanguskan rumah korban. Akhirnya bisa dikuasai kendati barang-barang seisi rumah habis terbakar.

Kapolsekta Gresik AKP Mulyono membenarkan kejadian kebakaran ini dan total kerugian yang dialami korban mencapai sekitar Rp 50 juta. "Korban masih shok begitu rumahnya habis terbakar beserta barang-barangnya," ujarnya.
 
 
 

Selasa, 16 Juli 2013

Pabrik Kertas di Menganti Terbakar

Sebuah Pabrik Kertas di Kawasan Mojo Tengah, Menganti, Gresik dilaporkan terbakar.

Indra Pengendar Suara Surabaya melaporkan, kebakaran itu terjadi, di Kawasan Industri, Mojo Tengah, Gresik, sekitar pukul 21:00 WIB, Sabtu (6/7/2013).

Sementara Hari Presetyo Kepala PMK Gresik mengatakan, sesudah mendapat laporan, dinasnya langsung meluncurkan dua unit mobil PMK dan satu unit mobil supplay. "Karena kebakaran diduga cukup besar, kami meluncurkan tiga unit mobil, untuk melakukan proses pembasahan di lokasi," kata Hari.

Untuk segera memadamkan api, Hari juga sudah minta bantuan pada PMK Petrokimia dan Semen Gresik, agar segera membantu proses pembasahan di lokasi kejadian.

"Sampai sekarang belum diketahui ada korban jiwa atau tidak dari kebakaran itu, karena masih dalam proses pembasahan, jumlah kerugian juga belum bisa diperkirakan," terang Hari Kepala PMK Gresik.



Ruko Ngagel Terbakar

Rumah Toko (Ruko) yang terletak di Jl Ngagel 41 Surabaya, tadi siang Senin (1/7/2013) terbakar,
 
"penyebabnya konsleting listrik. Awalnya titik api terlihat di lantai dua lalu membakar tumpukan kertas." jelas Arie.

Api pokok berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.50 WIB. Dan sampai sekarang masih dilakukan pembasahan. Sebanyak tujuh unit Pemadam Kebakaran (PMK) dikerahkan untuk memadamkan kebakaran ruko ini.
Arie Bekti Kasie Pencegahan dan Pengendalian Dinas PMK Surabaya, pada Suara Surabaya (1/7/2013) menjelaskan kebakaran ini diduga dari hubungan pendek listrik.


Gudang di Kalirungkut Terbakar, 10 Unit PMK Diterjunkan

Sebuah gudang di Jl. Kalirungkut no. 22 Surabaya terbakar, Jumat (28/6/2013) menjelang pukul 20.00 WIB.

Candra Ratna Maria D Oratmangun Kepada Dinas Pemadam Kebakaran Pemkot Surabaya pada Suara Surabaya mengatakan, gudang yang terbakar adalah gudang kosong.

Gudang milik Gunadi seluas 5 x 25 meter persegi ini awalnya berisi elpiji, Sehingga diturunkan 10 unit mobil PMK untuk memadamkan api. Ternyata bangunan tersebut hanya gudang kosong. Sehingga cukup dipadamkan menggunakan 3 mobil PMK saja.

Kata Candra, penyebab sementara diduga karena arus pendek, dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.



Pabrik Pemintal Benang di Mojokerto Hangus Terbakar

Sebuah pabrik pemintal benang untuk sarung tangan milik CV Merak Utama hangus terbakar, Selasa (25/6/2013) sekitar pukul 02.30 WIB.
 
Kompol Johar Nawawi Kapolsek Jetis Mojokerto saat dihubungi suarasurabaya.net, api telah melahap habis satu gudang yang berisi bahan-bahan benang, kain dan beberapa mesin produksi serta separuh gudang lainnya.

"Ada dua gudang yang terbakar, gudang yang satu isinya bahan benang dan kain habis terbakar. Gudang satunya yang terbakar hanya separuh," kata dia.

Untuk penyebab kebakaran gudang milik Deni (40) yang memiliki luas 25x40 meter, lanjut dia, masih belum diketahui karena saat ini masih terus dilakukan pembasahan di gudang terbakar. Sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran diluncurkan ke lokasi yakni dua unit dari Gajah Mada, satu unit dari Tjiwi, satu unit dari Pemkot dan satu unit dari Pemkab Mojokerto.

"Penyebab masih belum tahu karena Labfor juga masih belum melakukan olah TKP. Kondisi gudang terbakar masih panas jadi kemungkinan baru besok digelar olah TKP," ujar dia.

Kompol Johar menjelaskan, saat melakukan pemadaman dan pembasahan petugas pemadam kebakaran harus melakukan penjebolan pada pintu karena akses masuk hanya dari satu pintu.

"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini tapi hanya kebakaran materiil. Belum bisa ditaksir berapa besar kerugian karena pemilik gudang juga masih harus mendatangkan ahli," ungkap dia.

Saat ini, tambah dia, masih terus dilakukan pembasahan untuk mengantisipasi masih munculnya api di lokasi gudang terbakar. Gudang terbakar juga terpaksa ditutup meskipun karyawannya sudah mulai berdatangan.



90 Persen Bangunan PT Win Istana Tiara Ludes Terbakar

Kebakaran di pabrik suku cadang sepeda motor PT Win Istana Tiara Jl. Buntaran 3-5 RT 6/RW 4, Kecamatan Tandes, Surabaya meluluhlantakkan 90% bangunan pabrik. Pantauan suarasurabaya.net pada pukul 08.45 WIB, api utama sudah berhasil dipadamkan.

Sebanyak 15 unit mobil PMK dibantu mobil tanki dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan serta hujan cukup deras membantu pemadaman kebakaran ini.

Jeje karyawan PT Win Istana Tiara mengatakan api terpantau membakar pabrik itu sekitar pukul 05.00 WIB. "Waktu ada api, kebetulan juga ada karyawan. Mereka berusaha memadamkan tapi api sudah terlalu besar. Akhirnya mereka juga ikut menyelamatkan diri," katanya.

Saking besarnya api, kebakaran menghanguskan dua bangunan di kompleks pabrik seluas 3 ribu meter persegi tersebut.

Sementara itu Chandra Oratmangun Kepala Dinas Kebakaran Pemkot Surabaya mengatakan hingga kini masih belum bisa dipastikan penyebab kebakaran tersebut. "Kami masih menunggu hasil penyelidikan tim olah TKP Labfor Mabes Polri cabang Surabaya," katanya.

Dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, sedangkan kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Proses pemadaman dan pembasahan kebakaran itu harus dilakukan secara hati-hati karena rapuhnya struktur bangunan yang hancur akibat dahsyatnya api kebakaran. "Butuh dua jam untuk pemadaman. Titik-titik api yang tersebar harus dipastikan sudah padam. Kami juga tidak bisa menyemprot terlalu kencang karena khawatir bangunan ambruk," katanya.



Pabrik Plastik di Buntaran Terbakar

Sebuah pabrik berbahan dasar plastik di kawasan Buntaran, Surabaya terbakar, Senin (17/6/2013) pagi. Beberapa pendengar Suara Surabaya mengabarkan melihat asap hitam membumbung bahkan asap itu terlihat dari kawasan Manukan, Tandes dan sekitarnya.

Untuk memadamkan api, petugas pemadam saat ini telah menerjunkan sebanyak 15 unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK).

Belum diketahui secara pasti apa penyebab kebakaran. Semula petugas kesulitan melakukan pemadaman karena bahan yang terbakar berupa plastik. Beruntung, hujan deras di Surabaya membantu petugas memadamkan api.

"Untungnya hujan, jadi kami lebih mudah melakukan pemadaman dan pembasahan." jelas Ribut Mustakim Koordinator Lapangan PMK Surabaya.

Petugas juga sempat mengalami kesulitan pemadaman, menurut Chandra Oratmangun Kepala Dinas PMK Surabaya, lokasi kebakaran merupakan lokasi pergudangan dan memasuki lokasi pergudangan cukup menyulitkan untuk mobil PMK.

Kebakaran kali ini juga menyebabkan kawasan sekitar pabrik mengalami kemacetan. Saat informasi ini ditulis, api berhasil dipadamkan oleh 15 Unit PMK.

Pabrik Win sendiri adalah perusahaan milik PT Istana Tiara. Gudang yang terbakar berukuran 50 m x 100 m ini memproduksi kran botol minuman dan spare part body motor yang terbuat dari plastik.



Minggu, 23 Juni 2013

Mobil Pemadam Mogok, Lalu Lintas Macet

Rabu, 19 Juni 2013 17:11:44 WIB
Reporter : Samsul Arifin


Pamekasa - Sebuah mobil Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, bernopol M 9601 F Mogok di Jalan Jokotole, tepatnya di depan Bank BCA Pamekasan, Rabu (19/06/2013) siang.

Kejadian tersebut mengakibatkan jalur kawasan arek lancor di bagian timur, tepatnya di Jalan Jokotole, Pamekasan, mengalami kemacetan lalu lintas.

Dari pantauan beritajatim.com, arus lalu lintas di Jalan Jokotole terganggu akibat kejadian tersebut, polisi sudah berada di lokasi kemacetan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas, agar kemacetan tidak kian parah.

Su’ud salah satu warga di lokasi kejadian mengaku prihatin dan menyesalkan insiden mogoknya sebuah mobil pemadam kebakaran yang mengalami kerusakan mesin. Dirinya tidak bisa membayangkan jika mobil pemadam itu mogok saat terjadi kebakaran di Pamekasan. "Untung mogokya gak ada kebakaran, coba kalau ada kebakaran seperti di POM kapan hari, bisa ludes semua dan banyak korban," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Pamekasan, yang enggan di sebutkan namanya mengaku, hal itu tidak lepas dari usia kendaraan yang sudah tua. "Mobil ini memang sering kali diperbaki. Namun, tetap saja mogok, sehingga perlu peremajaan," pungkasnya.
 
 
 

Gudang PT Istana Surabaya Terbakar

Senin, 17 Juni 2013 09:53:42 WIB
Reporter : Ragil Priyonggo


Surabaya - Kebakaran besar terjadi di gudung Spare Part PT Istana Tiara, jalan Buntaran, Surabaya, Senin (17/6/2013). Kobaran api semakin menjadi karena gudang tersebut juga menyimpanan oplosan cat dan tiner.

Kabarnya, peristiwa itu terjadi sejak pukul 05.30 pagi. Namun, meskipun ada 12 unit mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan, kobaran hingga dua jam belum juga berhasil dipadamkan. 

Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya, Candra Urat Mangun mengatakan, petugas kesulitan melakukan pemadaman karena kondisi bangunan yang penuh berisi bahan-bahan yang mudah terbakar. Misalnya spare part kendaraan dan beberapa tumpukan kertas.

"Jadi kesulitan utama adalah akses jalan masuk, karena kond. isi bersamaan jam kerja," ujar Candra Urat Mangun.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun gudang seluas 25 X 100 meter tersebut roboh. Bahkan, dua unit mobil box terbakar.

Sementara itu menurut Wakapolsek Tandes, AKP Adjib bahwa kebakaran ini masih belum diketahui penyebabnya. "Dugaan penyebab kebakaran belum kita ketahui, yang jelas kebakaran selama 3 jam ini masih dalam penyelidikan," ujar Adjib.

Adjib juga mengatakan, laporan peristiwa kebakaran tersebut sekitar pukul 05.00 dan berhasil dipadamkan pada pukul 08.00 yang dipadamkan oleh 12 unit pemadam. "Tidak diketahui penyebabnya, sebab pabrik kondis tidak ada aktifitas pegawai," paparnya.
 
 
 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More