This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Pemadam Kebakaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Pemadam Kebakaran. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Januari 2014

Pemadam Harus Siap Mental Dicerca dan Dicemooh

Tak banyak yang tahu, kalau setiap tanggal 1 Maret adalah hari pemadam kebakaran. "Pantang Pulang Sebelum Padam". Demikian moto yang dipegang teguh para petugas pemadam kebakaran.
Bekerja sebagai petugas Pemadam Kebakaran lebih banyak duka daripada sukanya. Bahkan mereka tak jarang dicemooh dan dicerca warga bila mobil pemadam kebakaran terlambat datang, saat peristiwa kebakaran terjadi.
Padahal sedikit orang, yang mau melakukan pekerjaan penuh tantangan ini. Mereka harus mempertaruhkan nyawa menerobos api, asap, dengan resiko terperangkap dan pelbagai bahaya dalam menuntaskan pekerjaannya.
Salah seorang petugas pemadam kebakaran yang ditemui indosiar.com di kantor Pusat Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan, Jalan Baru Pasar Jumat, Jakarta Selatan, adalah Suroto (50), satu dari 100 pasukan pemadam kebakaran, yang telah bekerja lebih dari 27 tahun.
Menurut Suroto, menjadi petugas pemadam kebakaran harus siap fisik dan mental. Sebelum resmi menjadi anggota pemadam, setiap orang dilatih atau ditraining selama tiga bulan. Dalam training itu, calon anggota pemadam kebakaran harus bisa mempelajari medan yang akan diselamatkan, teknis tentang prosedur penyelamatan, dan bagaimana cara menjinakan api, karena menjadi petugas pemadam juga mempunyai prosedur tersendiri untuk memadamkan api.
Selain itu, menjadi petugas pemadam kebakaran, harus siap diterjunkan di lapangan untuk membantu berbagai macam musibah bukan hanya kebakaran. Misalnya musibah kebanjiran, mengevakuasi mayat atau penyelamatan yang lainnya.
Saat ini, mobil pemadam kebakaran yang dimiliki Pemerintah Kota Madya Jakarta Selatan berjumlah 20 unit, 1 unit rescue, 3 buah tangga dan 2 pompa serta perahu karet 5 buah. Jumlah itu tidak sebanding bila terjadi kebakaran yang cukup besar, seperti yang terjadi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Apalagi peralatan seperti perahu karet yang sangat dibutuhkan pada waktu banjir seperti tahun 2000 lalu, yang juga menjadi tugas tambahan buat petugas pemadam kebakaran.
Kendala yang sering terjadi di lapangan menurut Suroto yang bekerja selama 24 jam secara aplusan, adalah terbentur peralatan yang sangat minim. Selain itu, mengenai terlambat datang ke lokasi karena kemacetan lalu lintas, serta sulitnya kendaraan yang akan masuk ke TKP karena sempitnya jalan ataupun mencari sumber air yang ada.
Saratnya pengalaman Suroto dalam tugasnya, membuatnya diangkat menjadi instruktur bagi 100 personil pemadam kebakaran. "Masalah 'cacian dan cemoohan' dari warga, sudah biasa kami terima hingga tak aneh lagi," katanya dengan nada rendah.
Suroto mengakui, dirinya dan istri tidak memiliki usaha sampingan yang dapat diandalkan untuk menambah penghasilan setelah pensiun nanti. Gaji yang diterima saat ini hanya pas-pasan untuk hidup sehari-hari dan untuk menyekolahkan ketiga anaknya. Apalagi membeli rumah, sedikit saja petugas Pemadam Kebakaran yang punya rumah pribadi layak huni.


Indosiar 

Minggu, 27 Oktober 2013

Kebakaran Australia - Pilot Pesawat Pemadam Tewas

http://www.analisadaily.com/image/2013/10/20131025015152.jpg
SYDNEY – Seorang pilot pesawat pembom air kemarin tewas setelah pesawatnya jatuh ketika sedang turut membantu memadamkan kebakaran yang melanda kawasan negara bagian New South Wales, Australia.

Pilot itu menjadi korban tewas kedua dalam kondisi darurat kebakaran semak ketika pesawatnya jatuh di Taman Nasional Budawang, sekitar 270 km arah baratdaya Sydney. Pesawatitubaru saja merespons kebakaran di Kota Ulladulla. Beberapa laporan menyatakan, sebuah sayap pesawat itu patah sebelum jatuh. “Ini tragedi bagi komunitas pemadam kebakaran.

Tapi, yang pertama dan utama, ini tragedi bagi keluarga petugas ini,” ujar Kepala Layanan Pemadam Kebakaran Pedesaan New South Wales Shane Fitzsimmons, yang dikutip AFP. Fitzsimmons juga kehilangan ayahnya dalam sebuah kebakaran semak pada 2000. Seorang petugas ambulans diterjunkankelokasikecelakaan itu dan mengonfirmasikan bahwa pilot nahas itu, David Black, 43, tewas. Tapi, petugas ambulansitubelummampumengevakuasi jasadnya karena kebakaran masih melanda kawasan.

Hingga kemarin ribuan sukarelawan pemadam kebakaran terus berusaha memadamkan kebakaran selama delapan hari terakhir. Kebakaran itu telah menghancurkan lebih dari 200 rumah dan membakar tak kurang dari 124.000 hektare lahan dan pada satu titik memiliki perimeter sekitar 1.600 km. Cuaca yang lebih dingin awalnya membantu usaha pemadaman itu kemarin. Tapi, angin kencang menyebabkan dua kebakaran besar dinaikkan statusnya ke level darurat lagi.

Aparat berwenang meminta warga agar tidak cepat lega. Salah satu kebakaran terbesar dan tersulit masih membara. Api itu memiliki perimeter lebih dari 300 km dan telah menghanguskan 47.000 hektare lahan. Investigasi yang dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran menemukan bahwa kebakaran itu dipicu oleh latihan militer.

Kebakaran besar di Kota Lithgow itu kecemasan utama pekan ini. Selasa (22/10), otoritas berwenang memutuskan dengan senjata menyatukan kebakaran itu dengan kebakaran di Mount Victoria untuk mencegah kian memburuknya kondisi. Investigasi resmi menemukan, kebakaran itu akibat ledakan di sebuah tempat latihan menembak pada Rabu (16/10). “Kebakaran itu tidak sengaja, tapi efek samping aktivitas rutin dan jelasnya tidak ada niat untuk memulai kebakaran itu dan lari sebagai akibat dari aktivitas itu,” papar Fitzsimmons.

Militer dikabarkan sepenuhnya bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran. Kepala Pertahanan Sementara Marsekal Udara Mark Binskin telah meminta maaf setelah Wali Kota Blue Mountain Mark Greenhill meminta penjelasan. “Saya sangat meminta maaf,” ujar Binskin, “apa yang saya tahu sampai saat ini merupakan aktivitas ledakan, aktivitas penghancuran untuk mendukung pasukan kita yang berlatih untuk operasi di seluruh dunia.”

Sementara itu, aparat berwenang kemarin telah menurunkan skala operasi mereka dan Fitzsimmons meminta maaf kepada warga yang pulang dan mendapati rumah mereka hangus di Blue Mountains. “Atas nama pemadam kebakaran yang telah berjuang keras, kami sangat meminta maaf dan menyesal karena kami tidak mampu menyelamatkan segalanya,” papar dia, “kami sangat-sangat sadar karena tim kami ditempatkan di komunitas lokal, banyak kerusakan dan kehancuran serta warga kehilangan segalanya. Mereka telah melakukan yang terbaik dan akan melanjutkannya.”

Sabtu, 19 Oktober 2013

Kasus Lucu Yang Ditangani Petugas Pemadam Kebakaran London

Menjadi anggota pasukan pemadam kebakaran harus tangkas, trengginas, tahan panas api, gesit mengambil keputusan dan tentu saja masih banyak syarat yang diperlukan untuk menjadi pasukan pemadam kebakaran. Salah satu syarat adalah sehat jasmani dan rohani selama dirinya masih bekerja menjadi anggota pasukan pemadam kebakaran. Dan tentu saja setiap anggota pasukan pemadam kebakaran harus siap di markas pemadam kebakaran dan cepat mengangkat gagang telepon yang berdering bila ada panggilan darurat masuk yang boleh jadi dilayangkan oleh pihak yang meminta pertolongan.

Tentu saja selain trengginas dalam bekerja, syarat lainnya adalah mampu mengemudikan kendaraan dengan cepat di saat arus lalu lintas sudah lenggang karena semua kendaraan sedang dihentikan oleh polisi lalu lintas. Di samping bunyi sirine yang meraung-raung sambil membunyikan lonceng agar kendaraan lain memberikan jalan, para petugas pemadam kebakaran pun harus cepat mengambil keputusan jalan mana yang harus aman untuk dilalui mobil pemadam kebakaran, agar cepat sampai ke tempat kebakaran berada.

Yang menggembirakan adalah jika pemadaman api cepat diatasi oleh tim pemadam kebakaran dengan cepat sehingga api tidak sempat merembet ke bagian bangunan lainnya.  Dengan selesainya tugas memadamkan api di lokasi kebakaran, para pasukan pemadam kebakaran bisa segera kembali ke markasnya untuk istirahat agar stamina yang telah terkuras saat memadamkan api, bisa pulih kembali sehingga siap bekerja di lain waktu untuk memadamkan api jika terjadi kebakaran di lain tempat.

Karena begitu pentingnya tugas memadamkan api dengan cepat agar segera padam, maka markas pemadam kebakaran pun  dilengkapi dengan nomer darurat khusus agar bisa direspon petugas jaga manakala ada panggilan darurat masuk ke nomer ini. Tidak sembarang orang boleh seenaknya menghubungi nomer darurat ini kecuali untuk hal penting, yaitu adanya kebakaran yang memerlukan pemadaman cepat.

Begitu pentingnya nomer darurat di markas pemadam kebakaran untuk diketahui publik, maka nomer khusus ini sering dicantumkan di lembar surat khabar, halaman internet, media televisi atau radio. Jika kondisi aman terkendali dalam arti tidak ada musibah kebakaran, para petugas pemadam kebakaran bisa sedikit santai di markasnya.

Memang bekerja di bagian pemadam kebakaran adalah pekerjaan mulia sekalipun penuh risiko di saat sedang bertugas memadamkan api. Petugas pemadam juga sebagai tim penyelamat orang yang terjebak di dalam rumah, gedung bertingkat, sekolahan, pasar dan sarana sosial lainnya saat terjadi kebakaran. Jadi regu pemadam bekerja secara bersama-sama, yaitu satu tim memadamkan api, tim lainnya menyelamatkan warga yang terjebak kobaran api.

Terkadang ada panggilan iseng dari orang yang tidak dikenal masuk ke  nomer telepon markas pemadam kebakaran. Di antaranya panggilan permintaan tolong dari warga yang perlu segera diselamatkan. Tentu saja situasi ini sungguh menggelikan. Lain waktu ada panggilan telepon dari seorang pria yang tersangkut di mobil-mobilan.

 Petugas pemadam kebakaran sedang menyelamatkan laki-laki yang terjepit kepalanya oleh batang pohon.

Tidak itu saja panggilan minta tolong kepada petugas pemadam kebakaran. Ada panggilan masuk lewat telepon dari seorang wanita yang tangannya tidak dapat ditarik keluar dari mesin penjualan di pinggir jalan. Lalu ada panggilan masuk dari seorang pria yang kepalanya tersangkut batang pohon liar di hutan. Seharusnya kejadian lucu dan menjengkelkan tidak dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran. Masyarakat umum bisa dimintai pertolongan dalam kondisi darurat.

Namun ada kejadian yang menggelikan dan membuat bahan tertawaan petugas pemadam kebakaran Inggris, di mana berbagai peristiwa lucu seperti diceritakan diatas kepada UPI beberapa hari lalu, adalah panggilan masuk penuh iba dari seorang lelaki Inggris yang alat kemaluannya tersangkut pada pakaian dalamnya. Karena tidak bisa mengatasi untuk membebaskan kemaluannya dari jepitan rilsuting celana dalamnya, maka tanpa malu-malu dia minta pertolongan darurat kepada petugas pemadam kebakaran.

Tentu saja panggilan darurat ini membuat tertawa ngakak para petugas pemadam kebakaran Inggris. Tidak ditolong bagaimana, jika ditolong apakah tidak menambah malu yang ditolong, jika musibah kecil atas terjepitnya kemaluannya menjadi tontonan orang lain? Apa boleh buat karena kejadian konyol ini, membuat Dave Brown, Asisten Komisaris Dinas Pemadam Kebakaran London angkat bicara setelah panggilan konyol dan tidak ada hubungan dengan kebakaran, masuk ke nomer telepon markas pemadam kebakaran.
Sumuanya iseng dan jadi bahan tertawaan. ” Kami hanya dapat menghimbau publik…mbok yaooo agar menjaga diri dan tidak terjebak dalam situasi lucu serta berpikir jernih sebelum menelepon 999 dan memanggil kami. Jika situasinya bukanlah situasi genting yang benar-benar darurat, pikir ulang untuk mengontak petugas kami, ” katanya kepada UPI.

Dave Brown pun mengatakan, ” Anda pasti tidak percaya kami harus berurusan dengan kecelakaan yang aneh. Tetapi ada sisi  serius dari kecelakaan-kecelakaan ini, yaitu sangat memakan waktu, tenaga dan biayanya mahal untuk menanganinya karena menyangkut nyawa orang, ” ujarnya. Karena kejadian konyol dan lucu ini membuat kru kami tidak dapat hadir tepat waktu untuk menangani kejadian lain yang lebih penting yaitu memadamkan api yang mengancam keselamatan warga.

Boleh jadi perhatian petugas pemadam kami terpecah menjadi dua. Satu panggilan darurat untuk kasus kebakaran, satu panggilan iseng hanya untuk kasus remeh temeh. Misalnya anak kecil yang tangannya tersangkut pagar di tempat permainan umum, atau kasus tersangkutnya alat kemaluan pria yang terjepit celana dalamnya Nopember 2011 lalu.

Jumat, 11 Oktober 2013

19 Pemadam Kebakaran Tewas, Obama: Mereka Pahlawan

 19 Pemadam Kebakaran Tewas, Obama: Mereka Pahlawan Presiden Amerika Serikat Barack Obama memuji 19 petugas pemadam kebakaran yang tewas dalam tugas. Obama menyebut mereka yang tewas saat memadamkan kebakaran hutan di Arizona ini sebagai ‘pahlawan’.

“Mereka semua adalah pahlawan — yang terampil dan profesional, seperti yang terjadi di negara kita setiap hari, yang tanpa pamrih menempatkan diri mereka dalam bahaya untuk melindungi nyawa dan properti milik warga yang tidak pernah mereka temui,” ujar Obama dalam pernyataannya seperti dilansir AFP, Senin (1/7/2013).

Para petugas pemadam tersebut tewas saat memadamkan kebakaran hutan di Yarnell Hill, Arizona pada Minggu (30/6). Kebakaran yang terjadi sejak Jumat (28/6) lalu tersebut telah merusak sejumlah rumah warga setempat. Ratusan warga terpaksa dievakuasi demi keamanan.

“Pemerintah federal sudah membantu dan kami akan tetap berkomunikasi intens dengan pemerintah lokal dan negara bagian untuk menyediakan setiap bantuan yang dibutuhkan,” jelas Obama saat dalam perjalanan ke Tanzania yang merupakan tujuan akhir dalam rangkaian kunjungannya ke Afrika.

“Tapi hari ini, Michelle dan saya bersama dengan seluruh rakyat Amerika menyampaikan simpati dan doa kami bagi keluarga para pemadam pemberani ini dan seluruh orang yang terkena dampak oleh tragedi mengerikan ini,” imbuhnya.

Selain 19 petugas pemadam di Arizona ini, menurut versi Departemen Pemadam Kebakaran AS, sepanjang tahun ini sudah ada 43 petugas pemadam di berbagai wilayah AS yang tewas saat bertugas. Sementara sepanjang tahun 2012 lalu, tercatat 83 petugas pemadam gugur dalam tugas.

Mobil Pemadam Kebakaran Unik dan Aneh

Mobilnya BerMesin Super Car


Sebuah truk pemadam kebakaran Mack lansiran 1944, sukses menyita perhatian pengunjung di pagelaran SEMA 2011. Truk yang sudah dimodifikasi ini hadir dengan desain nyentrik, dan meninggalkan kesan lawas, jika dibanding truk pemadam kebakaran saat ini. Seperti dilansir Autoblog,truk pemadam kebakaran ini mengadopsi kecanggihan teknologi Dodge dan Viper. Bagian suspensi belakang, as roda, rem, serta velg truk sengaja diambill dari Dodge Ram keluaran 2008. Sedangkan jantung pacunya, mengandalkan mesin 2005 Viper SRT10 V10 yang dikawinkan dengan transmisi otomatis Dodge 48RE. Namun sayang, tidak ada keterangan resmi soal kemampuan mesin truk pemadam kebakaran ini. Truk berkelir hitam ini juga dilengkapi tangga yang ditempatkan di sisi bagian kanan, lengkap dengan tabung pemadam. Sedangkan di bagian depan terdapat juga lampu tembak untuk membantu pencahayaan. Tak hanya itu, bagian belakang sengaja dirancang khusus sebagai tempat gulungan selang pemadam, dan terdapat pula dua hiasan sirine. Ornamen beraksen kayu sengaja diberikan di bagian interior truk, agar memberikan kesan retro sekaligus mewah.

Demi Mainan Kucing, Pemadam Kebakaran Bekerja Keras 12 jam

Ilustrasi
ANGLESEY - Tim penyelamat harus berjuang dengan keras untuk membebaskan seekor kucing yang terperangkap di pengolahan sampah. Namun ternyata kucing tersebut adalah mainan.
Sebelumnya para pejalan kaki terperanjat saat melintas di sebuah tempat pengolahan dan mendengar suara kucing di dalamnya.
Mereka khawatir bahwa di dalam tempat sampah tersebut adalah Puss Puss, kucing yang sedang hamil dan dikabarkan menghilang oleh pemiliknya.
Beberapa orang bahkan membawa makanan kucing untuk memancing kucing tersebut keluar dari tempat sampah.
Namun usaha mereka tidak berhasil, sehingga pemadam kebakaran harus dikerahkan untuk menyelamatkan kucing malang tersebut.
"Ketika kami tiba di tempat pengolahan sampah tersebut kami masih mendengar kucing itu masih mengeong, namun setelah kami membongkar mesin itu kami hanya menemukan sekantung plastik mainan," ujar salah seorang petugas, seperti dilansir The Sun, Kamis (1/12/2011).
Setelah 12 jam usaha penyelamatan dilakukan, akhirnya kucing mainan itu diamankan oleh pemilik toko hewan. Sementara tempat pengolahan sampah kini malah menjadi sampah.

Pencurian Mobil Pemadam Kebakaran Sambil Bugil

Seorang pria yang tak mengenakan sehelai pakaian pun nekat mencuri sebuah truk pemadam kebakaran. Ia lalu membawa truk itu kebut-kebutan di jalan hingga menabrak beberapa kendaraan, pejalan kaki, dan pohon.

Kalvin Hunt, (26), pria asal Sumter, Carolina Selatan itu, diam-diam naik ke atas sebuah mobil pemadam kebakaran yang diparkir di depan sebuah apartemen. Kevin beraksi kala para awak mobil tersebut tengah menjawab panggilan gawat darurat, di hari Sabtu (25/2/2012)

Ia segera melarikan mobil pemadam kebaran tersebut dengan kecepatan tinggi tanpa memperdulikan mobil yang dikendarainya telah menabrak beberapa mobil. Kevin juga menabrak seorang pejalan kaki sebelum akhirnya menghantam pohon.

Pejalan kaki nahas tersebut, diidentifikasi bernama Justin Nicholas Miller, (28), warga Port Royal. Ia langsung tewas ditempat setelah ditabrak kendaraan berbadan besar tersebut.

Usai truk menabrak pohon, dua petugas polisi serta seorang petugas paramedis, berusaha untuk menangkapnya. Namun Kalvin melakukan perlawanan sengit.

Setelah berhasil dibekuk, Kelvin dilarikan ke rumah sakit untuk menerima perawatan medis.

Menurut pihak keluarga Kelvin, saudaranya tersebut merupakan mantan anggota marinir yang menderita penyakit mental dan tengah berhenti mengkonsumsi obat.

Ahok Perkenalkan 'Pawang Geni', Alat Pemadam Ala Jokowi



Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, memperkenalkan alat pemadam kebakaran ala Jokowi yang dinamakan Pawang Geni. Pemadam kebakaran manual itu diklaim asli buatan Solo.

Menurut Ahok, Pawang geni sangat cocok digunakan ketika kebakaran melanda perkampungan yang letaknya di dalam gang kecil dan jauh dari jalan raya.

Pawang Geni berbentuk drum berkapasitas 200 liter yang diletakkan di atas besi beroda, dilengkapi pompa, selang sepanjang lebih kurang 10 meter, dan alat penyemprot seperti milik mobil pemadam kebakaran. Lebar alat ini 80 cm dan tinggi 1,5 m

"Alat baru ini (pawang geni) tentu penting untuk masuk ke gang-gang kecil dan kami harapkan tiap-tiap kelurahan itu harus ada semacam tempat penampungan air yang bisa digunakan sewaktu-waktu," kata Ahok di Ciracas, Jakarta Timur, Jumat, 1 Maret 2013.

Dia mengimbau warga ikut menangani kebakaran, yaitu dengan mencegah serta menjaga lingkungan. Ahok juga meminta ketersediaan air sungai agar bisa digunakan sebagai sumber air untuk memadamkan api. "Kami juga minta setiap sungai kedalaman harus 40 cm supaya selang air bisa narik," ucapnya.

Seluruh perangkat daerah seperti Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja harus turut bekerjasama dalam penanganan kebakaran. "Satpol PP harus kawal, Dishub juga bisa kawal jalan."

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan nomor darurat 119 yang bisa terkoneksi dengan beberapa dinas sekaligus seperti Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan ambulans."Makanya kami sedang siapkan nomor telepon 119 termasuk ambulans ini nanti semua nomor itu bisa serentak bekerja. Jadi kalau ada kebakaran ambulans juga masuk Satpol PP berjaga di lapangan. Dari sisi Dishub juga harus buka jalan untuk kawan-kawan pemdam kebakaran," ujarnya.

Mobil Pemadam Kebakaran Terkecil Di Dunia

Seorang pensiunan dari Lincolnshire Inggris membikin mobil pemadam kebarakan terkecil di dunia.
Pensiunan itu adalah John Ward yang mengubah mobil beroda tiga Reliant Robin menjadi mobil pemadam kebarakan terkecil di dunia seperti dilansir orange.co.uk, Kamis (1/8). Sama seperti mobil pemadam kebakaran lainnya, warna mobil kreasi John juga berwarna merah dilengkapi sirene.
Mobil itu memiliki enam selang air, tangga, dan sirene, lampu berwarna biru dan merah, tangki air berisi 50 liter, dan kecepatannya 60 km per jam. John menghabiskan waktu 4 bulan untuk mengubah Reliant Robin menjadi mobil pemadam kebakaran.
John memodifikasi itu karena pemerintah setempat berencana menggabungkan unit pemadam kebakaran dengan unit lain, dan memilih memanfaatkan tenaga panggilan untuk mengatasi kebakaran. Dengan demikian, tak ada lagi petugas pemadam kebakaran yang berstatus karyawan penuh waktu.
John yang berasal dari Spalding itu mengatakan mobil itu memuat dua orang petugas di depan, dan memiliki moto: “Anda tak akan keluar sampai kami mengeluarkan Anda”
“Saya mengendarai mobil ini ke seluruh negeri, dan saya mendapat banyak seringai dan klakson dari mobil lain,” katanya.
Meski banyak dicemooh, mobil kreasi John muncul di pameran mobil klasik. Uang yang diperolehnya dari kegiatan memadamkan api ini didonasikan untuk para petugas pemadam kebakaran

Rabu, 10 Juli 2013

Inilah Peta Kebakaran Hutan di Sumatera

Selasa, 25 Juni 2013 09:05:14 WIB
Reporter : -

Jakarta – Sedikitnya 800 titik api terlihat di areal perkebunan dan hutan di Riau. Hal itu terlihat dari data satelit yang dirilis oleh Nasa dan ditampikan di harian Inggris, Guardian, Senin (24/6/2013).
Sebagian kebakaran terjadi di lahan perkebunan sawit dan hutan untuk bahan baku kertas. Lokasinya kebanyakan dekat Pekanbaru, Riau. Perkebunan tersebut, sebagian di antaranya, dimiliki oleh perusahaan Singapura dan Malaysia
Kabut asap yang ditimbulkannya kini sudah membuat gelap Singapura dan Malaysia. Dilaporkan, kabut asap itu telah masuk lebih dalam ke wilayah Singapura. Pemerintah Singapura juga sebelumnya telah mengeluarkan protes kepada Indonesia.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada Singapura dan Malaysia. Kini, bencana asap tersebut ditangani langsung oleh pemerintah pusat. Indeks polusi di Kuala Lumpur telah melampaui ambang batas kesehatan hingga di atas 200 untuk pertama kalinya. Bahkan di beberapa tempat mencapai 746. Indeks di atas 300 sudah tergolong sangat berbahaya.


Minggu, 23 Juni 2013

Forum Komunikasi Kebakaran Jangan Seumur Jagung

Kebakaran hampir tiap hari terjadi di Ibu Kota Jakarta. Untuk mengatasi dan meminimalisir terjadinya kebakaran, diperlukan peran serta semua pihak, termasuk masyarakat.

"Naif sekali jika kebakaran hanya kami yang mengatasi. Kita harus sadar pentingnya antisipasi kebakaran ini melibatkan semua masyarakat, tokoh, dan media massa," ujar Kepala Dinas Kebakaran DKI Subejo saat mendeklarasikan 'Forum Komunikasi Kebakaran', Jakarta, Selasa (18/6).

Forum yang diketuai budayawan betawi Ridwan Saidi ini diharapkan dapat berpartisipasi secara efektif dalam meminimalisir kebakaran yang terjadi di Ibu Kota.

"Saya mengapresiasi dan turut gembira dengan deklarasi forum komunikasi kebakaran di DKI Jakarta. Saya berpesan jangan sampai forum ini terbentuk hanya seumur jagung," kata Subejo.

Apalagi, diakui Subejo, pihaknya merasa kekurangan akan ketersediaan personel petugas kebakaran. Hal ini tidak sebanding dengan kebakaran yang sering terjadi.

"Ini masih menjadi kendala. Karena penambahan proses personel juga memerlukan prosesnya yang lama," tandasnya.

Sementara itu pengamat perkotaan dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah menilai pentingnya forum komunikasi kebakaran. Pasalnya, persoalan kebakaran harus menjadi salah satu hal yang harus perhatikan dan tidak bisa dianggap sepele.

"Kebakaran harus menjadi fokus perhatian kita semua. Apalagi di Jakarta, kebakaran sudah merajalela hampir tiap waktu," jelasnya.



Minggu, 16 Juni 2013

Gubernur Sulsel Bawa Pulang 17 Armada Pemadam Kebakaran Dari Jepang

MAKASSAR – Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo merampungkan kunjungan kerjanya ke Jepang sejak 6 Mei lalu. Hasilnya, Syahrul membawa pulang 17 unit armada pemadam kebakaran (Damkar) hibah dari pemerintah negeri matahari terbit tersebut.

Tidak hanya itu, Pemprov Sulsel juga mendapatkan bantuan enam unit ambulans dari Toyota. Rencananya, bantuan hibah tersebut akan disalurkan ke pemerintah kabupaten/kota yang membutuhkan. “Selama ini kan sejumlah kabupaten/ kota masih kekurangan sarana kesehatan khususnya ambulans yang memiliki peralatan lengkap. Dengan bantuan ini, minimal akan menutupi sebagian kebutuhan tersebut,” jelas Syahrul.

Demikian halnya dengan armada damkar yang dihibahkan. Pemprov masih akan melakukan pendataan daerah yang membutuhkan bantuan peralatanpemadam kebakaran. Sesuai jadwal, Syahrul dan rombongan akan tiba dari ke Jepang dan Korea Selasa (14/5). Diketahui, Syahrul mengunjungi negeri tirai bambu itu bersama dengan sejumlah kepada dinas yakni Kadis Bina Marga, Kadis Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Kadis Perindag, Kadis Tarkim, Kadis Pertanian, Kadis Kesehatan, dan Kadis Pertambangan dan Energi serta Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah.

Dalam kunjungannya, Syahrul melakukan pertemuan dengan pengusaha dan pemerintah setempat. Termasuk dalam upaya peningkatan ekspor pertanian dan pertambangan dari Sulsel. Kepala Biro Humas Pemprov Sulsel Ikbal Suaib mengungkapkan, selama lebih dari sepekan, telah melahirkan sejumlah kesepakatan dengan pengusaha dan pemerintah di negeri sakura tersebut.
 

Kamis, 16 Mei 2013

Mobil Pemadam Kebakaran Versi Mini

Sebuah mobil pemadam kebakaran (Damkar) versi mini tercipta dari tangan 15 murid SMK untuk mengatasi kebakaran yang banyak terjadi di lokasi sempit atau gang-gang kecil. 
















 
Dibuat Mirip Asli
 
Tangki airnya yang agak susah karena bentuknya harus oval, jadi menekuk besinya dengan mesin roll dan harus mirip dengan aslinya.
















Uji Coba
 
Mobil Damkar versi mini yang menghabiskan dana sekitar Rp.45 juta ini, kata Harun, memang masih dalam tahap uji coba. Misalnya dengan ketinggian api yang dalam sekejap bisa segera memadamkan.


















Suara Surabaya 

Minggu, 28 April 2013

Meninggal Saat Padamkan Kebakaran, Ketua RT Dapat Penghargaan

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar PB) Provinsi DKI Jakarta H. Subejo, SH, menyerahkan penghargaan kepada almarhum Didi Suwardi, Ketua RT 04/05 Kelurahan Paseban, Jakarta Pusat, yang meninggal saat berupaya memadamkan api yang membakar pemukiman warganya.

Penghargaan diserahkan bertepatan dengan peringatan 40 hari wafatnya almarhum Didi, pada Minggu, 21 April 2013. Tahlilan diselenggarakan di Gedung Fakultas Kebidanan Kampus Universitas Gunadharma, Paseban, Jakarta Pusat, yang letaknya persis di sebelah kawasan bekas kebakaran itu.
Almarhum Didi tewas saat mencoba memadamkan api yang membakar puluhan rumah warganya, pada 12 Maret lalu, pada saat libur Hari Raya Nyepi.
Kepala Dinas Damkar PB H. Subejo, SH, M.Si didampingi Kepala Seksi Informasi dan Publikasi (Inpub) Sahrudin, S.Ikom menyerahkan langsung penghargaan tersebut yang diterima oleh perwakilan keluarga almarhum, Sunardi Baskara, kakak kandung Didi Suwardi.
Selain penghargaan, H Subejo juga menyampaikan sejumlah uang sebagai tali kasih antara Dinas Damkar PB DKI Jakarta dan keluarga almarhum.
H Subejo mengatakan, almarhum Didi Suwardi, insya Allah wafat dalam keadaan syahid pada peristiwa tersebut. Karena niatnya yang tulus membantu operasi pemadaman kebakaran yang melanda pemukiman warganya. "Saya pribadi sekaligus sebagai Kadis Damkar PB DKI Jakarta yang mewakili Pemprov DKI Jakarta, dalam kesempatan ini, bersilaturahmi sekaligus juga wujud empati kepada pihak keluarga," kata H. Subejo.
"Dengan penghargaan ini, kita semua akan mengenang kegigihan upaya almarhum yang tanpa memperdulikan keselamatan dirinya, membantu sesama."
Subejo melanjutkan, "Semoga almarhum ditempatkan di tempat yang paling baik. Diampuni segala dosa. Keluarga diberi ketabahan."
Selanjutnya Subejo berharap, agar warga setempat membantu mengupayakan agar frekuensi kebakaran menurun. "Kalau perlu tidak ada kebakaran," ujar Subejo.
Dia berharap agar warga setempat berusaha bersama-sama menciptakan lingkungan yang tahan kebakaran. "Mari sama-sama saling mengingatkan di antara tetangga, lingkungan dan saudara," ujar H Subejo. "Akan ada pelatihan warga untuk penanggulangan kebakaran, bekerjasama dengan pihak RW. Kami akan bantu."
Ketua RW 05 Kel. Paseban Yaya Bone dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, pihaknya berkordinasi dengan ibu-ibu PKK untuk mengadakan pelatihan penanggulangan kebakaran. "Karena ibu-ibu inilah yang sehari-hari dekat dengan api dan sumber-sumber kebakaran lainnya."
Diungkapkan Yaya selanjutnya, dalam waktu dekat akan ada peraturan yang mewajibkan pemasangan APAR di setiap kawasan pemukiman, toko, warung, dan tempat-tempat usaha lainnya.
Lurah Paseban M Khotib yang juga hadir pada tahlilan tersebut, mengungkapkan, wilayah bekas kebakaran lalu itu, akan ditata ulang.
Dia pun berpesan kepada warga untuk menjaga kekompakan dan saling menjaga. "Jangan sampai wilayah ini menjadi rawan kebakaran," kata M Khotib.
Selanjutnya M Khotib berharap, pihak PLN dapat turun ke warga untuk memberikan penyuluhan mengenai kerawanan listrik yang kerap menjadi penyebab kebakaran. "Mohon pihak PLN dapat melakukan sosialisasi kepada warga. Karena banyaknya kebakaran di Jakarta oleh sebab korsleting listrik," ujar M Khotib.
Dalam kesempatan tersebut, M Khotib menyampaikan pihaknya telah mendapat bantuan APAR dari Dinas Damkar PB DKI Jakarta. "Terima kasih kepada pihak Damkar PB DKI Jakarta. Bantuan APAR sudah kami terima. Di Kantor Kelurahan ada APAR ukuran besar yang ada rodanya," ungkap M Khotib.
Sunardi Baskara, kakak kandung almarhum Didi Suwardi, menyampaikan terima kasih atas penghargaan dari pihak Damkar PB DKI Jakarta, sebagai bentuk perhatian kepada upaya yang telah dilakukan almarhum adiknya.
"Semoga dengan penghargaan ini dapat memotivasi warga untuk saling bantu saling jaga setiap ada kejadian bencana," kata Sunardi.
Sunardi mengungkapkan, kejadian yang merenggut nyawa adiknya itu, ialah saat berusaha memadamkan api, yang bersangkutan membantu petugas memegang selang pemadam. Dalam kondisi basah kuyup itulah, tiba-tiba seutas kabel listrik putus dan menimpa dirinya. Tak ayal, Didi Suwardi langsung tersengat kabel beraliran listrik tersebut. Nyawanya pun tak tertolong lagi.
Acara tahlilan dihadiri warga setenpat yang rata-rata korban kebakaran yang menghanguskan sekitar 30 rumah itu. Selain Lurah Paseban, hadir pula pejabat daerah setempat seperti Babinsa dan Bimas Kelurahan Paseban.
 
 
Deni BaskoroDinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Indonesia)

Minggu, 21 April 2013

Pemadam Kebakaran Jaman Dulu


Dulu, sebelum ada dinas pemadam kebarakan, tahukah anda cara orang-orang mengatasi kebakaran? Sebelum abad ke-20, Jakarta belum mengenal pemadam kebakaran. Saat itu, orang mengandalkan “tukang ronda” sebagai pemadam kebakaran. Di setiap gardu ronda terdapat kentongan. Rata-rata terbuat dari kayu. Kentongan itulah yang dipukul ketika ada kebakaran.

Tanda kentongan kebakaran berbeda dengan kasus perampokan atau kekacauan. Kalau kentongan dipukul terus-menerus, maka itu pertanda terjadi kebakaran. Sedangkan pertanda perampokan dan kekacauan hanya tiga kali pukulan secara berulang-ulang.  Di setiap kampung, di jaman itu, ada kelompok-kelompok pemadam kebakaran. Biasanya adalah para pemuda kampung yang belum bekerja dan kena pajak. Jika terjadi kebakaran, maka pemuda-pemuda itu harus bertindak cepat. Anak-anak muda itu dijuluki “Anak Pompa”. Jika mereka bekerja dengan baik, maka warga akan memberinya hadiah.

Pada bulan Desember 1918, terjadi kebakaran besar di daerah Kwitang. Kebakaran besar itu gagal diantisipasi. Akhirnya, dari dalam dan luar dewan kotapraja muncul tuntutan pembentukan korps pemadam kebakaran. Pada tahun 1919, Batavia akhirnya resmi punya korp pemadam kebakaran. Namanya “Brandweer”. Di berbagai daerah, cara pengucapannya pun berbeda-beda: Blangwir, Blamwir, Blambir.

Korp pemadam kebakaran jaman itu sudah canggih: sudah menggunakan mobil tangki dan selang. Cuma memang bentuk mobilnya sangat unik: mobil biasa yang membawa tangki biasa pula. Seragam pemadam kebakaran, khususnya di daerah, juga unik. Di Surabaya, pemadam kebakaran mengenakan jas dan memakai kopiah. Rata-rata mereka juga tidak mengenakan sandal alias alas kaki. Tetapi di Batavia, petugas pemadam kebakarannya cukup berbeda. Mereka mengenakan kostum mirip seragam pasukan Belanda. Mobil yang mereka pergunakan juga cukup unik. Markas pemadam kebakaran di Jakarta terletak di Gang Ketapang.

(Sumber: ABDUL MUNTHALIB, Berdikari Online)

Cara - Cara Sederhana Dalam Memadamkan Kebakaran

1.Kebakaran Kompor Minyak
  • Ambil karung atau kain dan basahkan, kemudian selubungkan pada kompor.
  • Gunakan alat pemadam api (kalau ada)
2.Kebakaran Akibat Listrik
  • Cabut sekering listrik dan jatuhkan breaker (stop kontak)
  • Setelah sekering dicabut, padamkan kebakaran tersebut dengan alat pemadam.
3.Kebakaran Tempat Penggorengan/Wajan
  • Ambil tutup panci atau baskom, lalu tutupkan ke wajan yang terbakar tersebut.
  • Kalau langkah pertama api belum padam, ambil goni/kain basah lalu selubungkan ke wajan tersebut.
  • Minyak goreng panas kalau terbakar jangan disiram dengan air.
4.Anak terbakar akibat main api
  • Ambil selimut atau handuk lalu selimutkan/selubungkan kepada anak tersebut.
5.Sepeda motor di dalam rumah
  • Kalau ada, padamkan dengan alat pemadam api ringan (APAR)
  • Ambil karung goni dan basahkan dengan air lalu selubungkan pada sepeda motor yang terbakar tersebut.
6.Tilam/Kasur Terbakar
  • Segera siram dengan air dan segera bawa ke luar.
7.Kebakaran pada lampu strumking / petromak.
  • Kalau mungkin, segera turunkan.
  • Tutup dengan goni basah atau padamkan dengan alat-alat pemadam kebakaran (jangan disiram dengan air)


Sumber : DAMKAR WITH LOVE 
cc : Komandan Asepto Wulung

Pengetahuan Kebakaran

Kebakaran merupakan bencana yang lebih banyak disebabkan oleh kelalaian manusia (human error) dengan dampak kerugian harta benda, stagnasi atau terhentinya usaha, terhambatnya perekonomian dan pemerintahan bahkan korban jiwa.
Data menunjukkan kejadian kebakaran yang menimpa bangunan perumahan/pemukiman penduduk pada umumnya terbakar habis karena menggunakan bahan/elemen yang mudah terbakar. Sedangkan pada bangunan gedung dengan rangka beton masih meninggalkan sisa rangka fisik.

Bahaya kebakaran bisa terjadi dan akan terjadi kapan saja, dimana saja. Bahkan di hutan, perumahan, kantor-kantor dan gedung tinggi.

Pengenalan kelas-kelas kebakaran
Kebakaran di indonesia dibagi menjadi tiga kelas, yaitu :

•    Kelas A
Disebakan oleh :
Benda-benda padat, misalnya : kertas, kayu, plastik, keret, busa dan lain-lainnya
Media pemadaman :
Air, pasir, karung goni yang dibasahi, dan alat pemadam kebakaran (APAR) atau racun api tepung kimia kering

•    Kelas B
Disebabkan oleh :
Cairan yang mudah terbakar, misalnya : bensin, solar, minyak tanah, spirtus, alkohol dan lain-lainnya
Media pemadaman :
Pasir dan alat pemadam kebakaran (APAR) atau racun api tepung kimia kering.
Dilarang memakain air untuk jenis ini karean berat jenis air lebih tinggi dari berat jenis bahan-bahan di atas.

•    Kelas C
Disebabkan oleh : listrik
Media pemadaman :  alat pemadam kebakaran (APAR) atau racun api tepung kimia kering. Matikan dulu sumber listrik agar kita aman dalam memadamkan kebakaran

Petunjuk pencegahan bahaya kebakaran
•    PERHATIKAN INSTALASI LISTRIK
Periksa secara berkala instalasi listrik di rumah. Apabila ada kabel rapuh, sambungan atau stop kontak yang aus atau tidak rapat segera ganti dengan yang baru

•    PERIKSA KONDISI DAPUR
Periksa kondisi tungku masak (baik kompor minyak maupun kompor gas, selang, tabung dll). Segera ganti apabila ada komponen yang rapuh atau bocor.

•    TEMPATKAN BAHAN-BAHAN YANG MUDAH TERBAKAR PADA RUANGAN KHUSUS
Bahan-bahan yang mudah terbakar tidak ditempatkan bercampur dengan bahan yang dapat menimbulkan reaksi kebakaran

Hindari !!!
-    Penggunaan peralatan listrik melebihi beban kapasitas meter listrik
-    Pemasangan instalasi listrik dengan terlalu banyak sambungan (dengan isolasi) di rumah. Apabila terkena panas listrik mudah memuai dan mengelupas
-    Pada saat lampu padam, jangan letakkan lilin dekat bahan yang mudah terbakar (kasur, kain, kayu)
-    Hindari peralatan dan bahan yang mudah terbakar dari jangkauan anak-anak

Siapkah kita jika terjadi kebakaran ?
•    Penggunaan lift kebakaran dan tangga kebakaran
 Pada bangunan lebih dari 4 lantai harus disediakan lift dan tangga kebakaran
•    Persiapan reservoir
Reservoir harus selalu terisi air minimal untuk kebutuhan pemadaman selama 45 menit
•    Siapkan jalan keluar darurat



Copasted from :  DAMKAR WITH LOVE
cc : Komandan Asepto Wulung

Prinsip Umum Pemadaman Kebakaran

Masih merupakan kesatuan dari seri "Prinsip Umum Pemadaman Kebakaran" penulis mencoba berbagi informasi yang mungkin dapat menjadi bahan diskusi bagi rekan-rekan petugas Pemadam, terlebih mereka yang masih pemula dalam bidang pekerjaan yang penuh tantangan. Sebagai tema dari tulisan kali ini adalah Locate, Confine, Extinguishing.

Ketika satu unit Pemadam Kebakaran tiba di lokasi kejadian secara otomatis terlintas dibenak para petugas berbagai pertimbangan tentang kondisi lokasi dan insiden. Segera setelah itu tindakan awal yang perlu di ambil segera di lakukan. Tindakan-tindakan yang mereka lakukan, sesuai kondisi yang mereka hadapi, biasanya tidak terlepas dari pola, tentukan titik lokasi (locate), lokalisir/hambat perambatan kesegala arah (confine), dan pemadaman (extinguishing).

Tindakan awal (tentukan lokasi) seringkali dilakukan sebelum pengamatan terhadap lokasi dan kondisi insiden telah sepenuhnya dilakukan. Seringkali penentuan lokasi dianggap termasuk sebagai bagian dari proses pengamatan (size up) akan tetapi ada perbedaan mendasar karena untuk menentukan lokasi kejadian diperlukan kerja fisik oleh para petugas.

Penentuan titik lokasi kejadian (locate) seharusnya telah dapat dilakukan oleh para petugas sebelum unit mereka berangkat menuju lokasi insiden. Akan tetapi seringkali para petugas pada saat berangkat masih belum pasti titik lokasi kejadian, karena banyak laporan darurat dilakukan orang yang melintasi tempat kejadian tanpa pelapor tahu persis apa dan di mana objek yang terbakar misalnya.

Karenanya sebelum berangkat menuju lokasi kejadian yakinkan terlebih dahulu titik kejadian, sehingga dari awal dapat diperkirakan pola operasi yang akan diterapkan. Termasuk di sini adalah dimanakah posisi unit akan ditempatkan dan dari manakah unit dapat mencapai lokasi kejadian serta ke arah manakah selang akan di gelar untuk operasi pemadaman Kebakaran atau peralatan rescue apakah yang paling tepat untuk dipersiapkan pada operasi rescue. Karena kita sadari apabila dari awal kita salah dalam menentukan titik lokasi maka untuk berbalik arah dalam upaya mencapai rute yang tepat adalah bukan hal yang sederhana atau mudah. Atau ternyata karena kesalahan menempatkan unit proses menggelar selang menjadi sulit karena akses menuju titik kejadian terhalang oleh bangunan tinggi, sungai, lintasan (rel) kereta dan sebagainya. Karenanya melengkapi petugas dengan radio komunikasi akan sangat membantu mereka menuju titik lokasi dan penempatan unit. Dengan adanya radio komunikasi apabila informasi lebih detil tentang titik dan kondisi kejadian yang masuk setelah unit berangkat akan dapat disampaikan oleh operator atau petugas lain yang lebih mengetahui lokasi tempat kejadian.

Tindakan lanjutan yang biasanya dilakukan para petugas Pemadam adalah lokalisir/hambat perambatan api / kebakaran kesegala arah (confine). Tindakan ini dilakukan untuk menjaga agar Kebakaran tidak meluas yang otomatis akan menyulitkan upaya pemadaman dan tentunya menambah kerugian yang diderita oleh masyarakat. Ada juga yang menambahkan tindakan sebelum melokalisir perambatan Kebakaran dengan melindungi objek-objek yang terpapar oleh kebakaran/panas (protect exposures). Hal ini tentunya dapat menjadi bahan diskusi yang menarik, akan tetapi dalam tulisan ini penulis tidak akan menganalisa perlu atau tidaknya tindakan tersebut. Karena pada dasarnya setiap kejadian menuntut tindakan yang spesifik yang mungkin berbeda antar satu dengan lainnya. Walaupun sekilas terlihat sederhana akan tetapi untuk kota Jakarta seringkali menjadi tindakan yang sangat pelik terutama untuk kawasan permukiman tidak tertata karena akses menuju titik lokasi kejadian sangat terbatas dan sulit, karenanya Kebakaran sering meluas dan tidak terkendali. Sekali lagi fungsi radio komunikasi sangat memegang peranan dalam memandu penempatan unit-unit pada area Kebakaran yang luas.

Urutan terakhir dari tindakan-tindakan tersebut adalah pemadaman (extinguishing), walaupun bukan tindakan yang mudah akan tetapi apabila tindakan-tindakan terdahulu telah dapat dilaksanakan dengan baik tindakan pemadaman akan menjadi lebih ringan. Terlebih lagi apabila para petugas yang melakukan pemadaman telah memiliki pengalaman yang cukup dan dilengkapi dengan peralatan dan kelengkapan yang memadai serta terjaminnya pasokan air sebagai bahan Pemadam utama dalam sebagian besar kejadian Kebakaran.

Sebagai rangkuman dari tulisan ini dan tulisan-tulisan sebelumnya dalam seri "Prinsip Umum Pemadaman Kebakaran" adalah bahwa setiap kejadian Kebakaran atau insiden lain membutuhkan tindakan spesifik yang berbeda satu dengan lainnya walau terkadang terlihat sama. Oleh karenanya pengalaman operasional dan latihan simulasi yang bervariasi akan menjadi modal setiap personil dalam menentukan tindakan yang harus dilakukan dalam setiap insiden. Selain itu ketersediaan Prosedur Operasi Standar (POS) (standard operating procedure (SOP)) akan sangat membantu para petugas dalam melakukan operasi dan juga mencegah kesalahan-kesalahan yang tidak perlu yang mungkin akan memperburuk keadaan.

Satu hal lagi yang menarik, yang diungkap dalam buku sumber tulisan ini, yang mungkin dapat menjadi bahan diskusi bagi para petugas Pemadam Kebakaran dan penyelamat dan disebutkan sebagai aturan pamungkas (last rule) untuk pemadaman Kebakaran, yaitu "biarkan keadaan mengatur prosedur" (let circumstances dictate procedures). Erkatio

Artikel dapat juga dibaca di group fb DAMKAR WITH LOVE

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More