
Si jago merah mengamuk dan menghanguskan Resto Cafe 999 di Jalan
Sisingamangaraja Nomor 18 Semarang, Jawa Tengah. Tidak ada korban jiwa
maupun luka-luka pada kebakaran yang menghanguskan seluruh bagian
bangunan cafe 999 yang baru satu minggu beroperasi tersebut.
Salah
seorang karyawan cafe, Febri Andriansyah (30) menceritakan, kobaran api
diketahui pertama kali pada Rabu (29/5) sekitar pukul 21.30 WIB di
bagian tengah "bar".
"Saat kejadian ada enam karyawan yang
bekerja, dua tamu, serta seorang pemain musik, namun semuanya dapat
menyelamatkan diri," kata Febri, Semarang, Kamis (30/5).
Pria
yang bekerja sebagai koki itu menjelaskan, sebelum terjadi kebakaran,
arus listrik padam, kemudian salah seorang rekannya menyalakan kembali
hingga beberapa kali.
"Pada saat listrik kembali padam, terdengar
suara berisik dan disusul dengan munculnya api yang dengan cepat
membesar," jelasnya.
Kemudian, setelah mengetahui adanya
kebakaran, maka seluruh karyawan dan tamu berhamburan segera keluar
untuk menyelamatkan diri.
"Saya sempat mengeluarkan dua tabung
elpiji dari bagian dapur. Terdengar empat hingga lima kali ledakan saat
kebakaran," terangnya.
Kapolsek Gajahmungkur Kompol Eva Guna Pandia yang berada di lokasi
kebakaran mengatakan belum dapat memastikan penyebab musibah tersebut.
"Berdasarkan
pemeriksaan sementara terhadap sejumlah saksi, kebakaran diduga
disebabkan adanya hubungan pendek arus listrik," jelasnya.
Petugas
mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api
yang dengan cepat merembet ke semua bagian bangunan. Saat ini, petugas
dari Dinas Kebakaran Kota Semarang telah berhasil memadamkan kobaran
api.